Kelebihan dan Kekurangan Oppo A53 (2020)

HP Oppo
Dapatkan harga terbaik :
Shopee Tokopedia Lazada
Spesifikasi Oppo A53
  • Rilis Agustus 2020
  • Layar 6.5" IPS LCD ~270 ppi
  • Chipset Qualcomm SM4250 Snapdragon 460 (11 nm)
  • GPU Adreno 610
  • Internal 4/64GB, 6/128GB
  • Eksternal Slot MicroSD
  • Kamera Belakang 13 MP (wide), 2 MP (macro), 2 MP (depth)
  • Kamera Depan 16 MP (wide)
  • Baterai Li-Po 5000 mAh, Fast charging 18W
Selengkapnya : Review Kelebihan dan Kekurangan Oppo A53
Setelah beberapa bulan dari peluncuran sukses OPPO A52, kini hadir penerusnya, OPPO A53, yang membawa sejumlah peningkatan pada beberapa parameter. Ponsel ini menjadi salah satu anggota dari seri A yang ditujukan untuk pasar HP terjangkau. Dengan harga yang terjangkau, yaitu Rp2.499.000,- untuk model 64 GB dan RAM 4 GB, OPPO A53 menawarkan sejumlah fitur yang menarik.

Kelebihan OPPO A53

OPPO A53 tidak sekadar menjadi pilihan smartphone murah biasa. Sebenarnya, terdapat beberapa keunggulan yang menjadikannya salah satu yang terdepan di pasar entry-level. Berikut adalah sejumlah kelebihannya.

Layar dengan Refresh Rate 90 Hz

Jika Anda tertarik dengan teknologi refresh rate 90 Hz namun memiliki keterbatasan budget untuk membeli ponsel kelas atas, OPPO A53 dapat menjadi pilihan menarik. Keunikan ini menjadi salah satu kelebihan yang jarang ditemui pada ponsel dengan harga entry-level, yang umumnya hanya memiliki refresh rate 60 Hz.

Dengan touch sampling rate mencapai 120 Hz, OPPO A53 menawarkan pengalaman visual yang lebih mulus saat menonton film dan respons yang cepat terhadap sentuhan pengguna, memberikan keuntungan saat bermain game.

Dilengkapi Dual Stereo Speaker

OPPO A53 menghadirkan pengalaman audio yang imersif dengan dual stereo speaker. Fitur ini biasanya hanya ditemukan pada ponsel dengan harga yang lebih tinggi, menjadikan OPPO A53 unggul di kelas entry-level. Dukungan dari teknologi Dirac 2.0 meningkatkan kualitas suara, memberikan suara yang jernih dan berkualitas. Teknologi ini juga memastikan suara lebih tajam dan bass lebih terasa, bahkan tanpa menggunakan earphone atau speaker eksternal.

Kapasitas Baterai Besar Super Awet

Dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh, OPPO A53 menawarkan daya tahan baterai yang luar biasa. Kapasitas ini memastikan ponsel tetap bertahan sepanjang hari dengan penggunaan normal, bahkan bisa mencapai dua hari dengan penggunaan yang lebih hemat. Fitur fast charging 18 W memungkinkan pengisian daya yang cepat, sementara Super Power Saving Mode memperpanjang penggunaan ponsel saat baterai tinggal 5%.

Layar Full Display dengan Punch-Hole

OPPO A53 menampilkan desain layar punch-hole yang menarik pada kisaran harga yang terjangkau. Dibandingkan dengan desain waterdrop notch yang umum pada ponsel dengan harga sejenis, desain punch-hole memberikan tampilan layar yang lebih modern tanpa bezel yang mengganggu. Meskipun bezel dahi dan dagu kurang simetris, OPPO A53 tetap memberikan pengalaman menggunakan ponsel dengan layar punch-hole display tanpa harus mengeluarkan banyak biaya. Layar A-Si TFT LCD berukuran 6,5 inci dengan aspek rasio 20:9 memberikan rasio bodi ke layar sekitar 82,9%.

Performa Triple Camera yang Cukup Memuaskan

Meskipun spesifikasinya tidak mencolok, OPPO A53 menawarkan konfigurasi triple camera yang mampu memberikan hasil fotografi yang memuaskan. Kamera belakangnya terdiri dari lensa utama 13 MP dengan fitur PDAF, kamera makro, dan sensor bokeh berkekuatan 2 MP. Meskipun tidak dilengkapi dengan lensa telefoto, zoom digital hingga 6x masih dapat dilakukan.

Pada bagian depan, terdapat kamera selfie 16 MP dengan sensor berukuran 1/3.06". Kamera depan dan belakang keduanya mendukung rekaman video dengan resolusi maksimal 1080p. Berbagai mode dan fitur, seperti mode panorama, Pro Mode, dan time lapse, turut mendukung pengalaman fotografi. Mode HDR dan Dazzle Mode hadir untuk meningkatkan kualitas warna dan rentang dinamis. Fitur AI Beautification di kamera depan membantu mempercantik wajah, sementara efek bokeh memberikan sentuhan artistik pada foto.

Walaupun standar untuk kelas harga tertentu, hasil fotografi dari OPPO A53 tetap memuaskan. Warna objek yang tampil menarik, sementara ketajaman detil terjaga dengan baik.

Desain Bodi yang Unik

OPPO A53 mempertahankan tradisi desain inovatif dengan bodi yang menarik. Desainnya, yang terinspirasi dari tema luar angkasa dengan corak berkilauan, memberikan kesan 3D yang bergelombang, seolah-olah pengguna sedang melihat aurora. Tersedia dalam dua varian warna, yaitu Fancy Blue dengan warna biru terang dan Electric Black dengan warna gelap.

Kilauan cahaya di bagian belakang menciptakan efek visual yang menarik, sementara tekstur matte di ujung-ujung bodi memberikan kenyamanan saat digenggam. Perpaduan antara tekstur matte dan sentuhan glossy pada bodi belakang utama memberikan kesan premium pada ponsel ini, menunjukkan perhatian OPPO terhadap desain yang estetis.

Dilengkapi Slot Memori Eksternal Khusus

OPPO A53 memahami kebutuhan pengguna akan penyimpanan eksternal dengan menyediakan slot memori eksternal khusus. Berbeda dengan beberapa ponsel entry-level yang hanya menyediakan slot hibrida, OPPO A53 memiliki slot khusus yang mendukung microSDXC hingga 256 GB. Hal ini menjadikan OPPO A53 lebih unggul dibandingkan dengan pendahulunya, OPPO A52, yang masih menggunakan slot hibrida.

Dengan pilihan memori internal 64 GB atau 128 GB dan RAM 4 GB atau 6 GB, OPPO A53 memberikan fleksibilitas yang cukup bagi pengguna dalam hal penyimpanan dan kinerja. Memori internal menggunakan standar UFS 2.1, sementara RAM hadir dalam varian LPDDR4X.

Kekurangan OPPO A53

Walau OPPO A53 membawa sejumlah keunggulan, tidak dapat dipungkiri bahwa ponsel ini tetap mempertahankan predikat sebagai HP murah dengan keterbatasan dalam beberapa aspek. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa kekurangan OPPO A53 seperti yang dijabarkan di bawah ini.

Chipset Snapdragon 460 Kurang Bersaing

OPPO A53 memperkenalkan chipset Snapdragon 460, yang disebut sebagai salah satu chipset terbaik dalam seri 400. Meskipun diiklankan sebagai chipset dengan performa 70% lebih baik dibanding generasi sebelumnya (seri 450), namun saat dibandingkan dengan Snapdragon 665 yang digunakan pada dua generasi sebelumnya (OPPO A52 dan OPPO A5 2020), chipset ini kalah saing.

Dalam uji benchmark AnTuTu v8, Snapdragon 460 pada OPPO A53 mencapai skor 146.787 poin, sebuah peningkatan yang signifikan dari Snapdragon 450 yang hanya mencapai 86.978 poin. Meski begitu, di pasar dengan rentang harga Rp2 jutaan, terdapat beberapa pesaing yang menawarkan chipset yang lebih canggih, seperti Redmi Note 9 dengan Helio G85 atau Redmi 9 dengan Helio G80. Oleh karena itu, dari segi performa game, OPPO A53 tidak dapat dianggap sebagai ponsel entry-level terbaik.

Resolusi Layar HD+

Meskipun layar OPPO A53 memiliki desain yang memenuhi seluruh bagian depan dengan sedikit bezel di bagian dagu, resolusi layarnya tetap HD+ (720 x 1600 piksel). Meski ukurannya mencapai 6,5 inci, resolusi ini dapat mengurangi ketajaman visual, terutama jika dibandingkan dengan beberapa pesaingnya yang sudah menggunakan resolusi Full HD+. Hal ini menjadi salah satu kekurangan yang perlu diperhatikan, terutama untuk pengguna yang mengutamakan kualitas tampilan.

Absennya Lensa Ultra-Wide

Meskipun kamera OPPO A53 tergolong baik untuk kelasnya, namun kekurangan yang cukup mencolok adalah absennya lensa ultra-wide. Lensa ini biasanya digunakan untuk mengambil foto pemandangan dengan sudut yang lebih lebar. Sebelumnya, OPPO A5 (2020) dan OPPO A52 masih menyediakan lensa ultra-wide 8 MP. Oleh karena itu, OPPO A53 dapat dianggap mengalami "penyunatan" dalam hal kelengkapan kamera, yang mungkin menjadi pertimbangan bagi pengguna yang mengutamakan variasi dalam fotografi mereka.

Kesimpulan

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, OPPO A53 tetap menjadi pilihan yang layak, terutama bagi pengguna yang menyukai desain unik dan mengutamakan durasi pemakaian baterai yang panjang. Meskipun menggunakan chipset Snapdragon 460 dari seri 400, ponsel ini tetap mampu memberikan pengalaman bermain game yang dapat diterima. Meski ada penurunan performa dibandingkan dengan pendahulunya, OPPO A52 yang menggunakan Snapdragon 665, namun kehadiran refresh rate 90 Hz menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan pengalaman gaming dan menonton film.

Bagi yang tertarik dengan perangkat ini, OPPO A53 sudah tersedia di Indonesia sejak Kamis, 27 Agustus 2020, dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu mulai dari Rp2.499.000,-. Meskipun tidak sempurna, OPPO A53 tetap menjadi opsi menarik untuk mereka yang menginginkan kombinasi desain menarik dan daya tahan baterai yang baik dalam kisaran harga yang bersaing.

Abu Noura. Menulis blog sejak 2010. Tech Enthusiast. Senang merekomendasikan produk gadget terbaik. LinkedIn