Cara Agar Server VPS Aman, Berikut yang Harus Kamu Lakukan

VPS atau Virtual Private Server adalah layanan hosting server virtual yang berguna menyinpan database dan file dari website. VPS cocok digunakan untuk website yang memiliki banyak pengunjung sehingga perlu adanya sumber daya tambahan yang lebih mumpuni.

Cara Agar Server VPS AmanFoto oleh Brett Sayles dari Pexels

Untuk mengelola server dengan mudah, Anda bisa menggunakan layanan VPS murah dan terbaik dari Niagahoster. Anda bisa praktis kelola website dengan fitur VPS. Dari segi keamanan server juga lebih lengkap karena ada auto backup dan monitoring VPS dari Niagahoster.

Cara Menjaga Keamanan Server di VPS

Berikut cara menjaga keamanan server di VPS yang harus dilakukan:

Menggunakan SSH untuk Masuk ke dalam Server

Cara untuk menjaga keamanan pada server yang mudah yaitu masuk ke VPS melalui remote. Remote yang dimaksud adalah Secure Shell (SSH). SSH merupakan network protokol yang didalamnya terdapat enkripsi untuk menjalankan pengaturan/service.

Oleh sebab itu, koneksi dengan SSH lebih aman dibandingkan cara lainnya. Enkripsi yang didapat ini merupakan level tertinggi sehingga keamanan traffic bisa dikelola lebih baik. SSH menjadi pilihan yang terbaik bagi Anda yang menginginkan server yang aman.

Mengubah Port untuk Login ke SSH

Port default untuk SSH memiliki kode 22. Kode tersebut dapat diketahui oleh banyak orang sehingga bisa saja akan terjadi akses yang ilegal ke server Anda. Untuk mengatasinya, ubahlah Port untuk login ke SSH agar lebih menjaga privasi. Dengan demikian, orang akan kesulitan untuk masuk ke server Anda. Port yang sudah diubah juga akan mencegah masuknya script jahat yang bisa membuka ke default port.

Cara untuk mengubah port di VPS dilakukan dengan mengakses konfugurasi Secure Shell. Bisa juga dengan akses file yang sesuai dengan OS yang dipakai. Selanjutnya, temukan fitur untuk mengatur port dan Anda bisa mengubahnya sesuai yang diinginkan.

Catatan penting yang tidak boleh dilupakan yaitu nomor port tidak boleh sama dengan aplikasi lain. Jika port ada yang sama, ini akan menyebabkan aplikasi tersebut menjadi error dan keduanya tidak bisa berjalan dengan baik.

Oleh sebab itu, cek port aplikasi lain sebelum mengubah port untuk VPS hosting sesuai yang Anda inginkan.

Menggunakan Password yang Rumit

Di berbagai platform internet hal yang umum untuk menjaga keamanan server pasti berkaitan dengan passwordnya. Password yang lemah bisa menjadi peluang bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membobol server Anda.

Pilihlah password yang unik dan sulit ditebak. Jangan membuat password dengan satu karakter. Contohnya seperti angka semua, huruf semua, atau huruf kecil semua. Ini akan memudahkan para hacker login ke server.

Jangan tulis password yang berurutan pula seperti “abcdef” atau “12345678” karena itu lebih mudah ditebak. Buatlah password dengan menambahkan karakter simbol disertai dengan huruf kapital dan angka. Contohnya seperti berikut: 876*KgiT_a.

Untuk lebih menjaga keamanan, Anda bisa mengubah password secara berkala. Peringatan untuk mengubahnya bisa Anda atur menggunakan password aging yang akan memunculkan notifikasi secara berkala.

Selain itu, aktifkan sistem blokir jika terdeteksi login yang tidak wajar. Seperti salah memasukkan password berulang kali.

Menonaktifkan Akun Root

Adanya akun root pada server akan membantu mendapatkan akses yang luas dan bebas. Namun, hal itu justru memunculkan risiko yang berbahaya bagi keamanan. Pengguna bisa saja mengakses root tanpa diketahui oleh admin sistem.

Buatlah akun user yang unik kemudian aturlah dengan menambahkan layanan permission. Jadi, apabila pengguna ingin mengakses root, harus meminta izin terlebih dahulu sehingga ini dapat meminimalisir kesalahan yang dilakukan user yang bisa merusak sistem keseluruhan.

Agar lebih maksimal, nonaktifkan akun user yang sudah tidak dipakai agar tidak digunakan oleh orang lain yang bisa masuk ke server Anda.

Menjaga Update Keamanan Terbaru

Selalu lakukan update keamanan server untuk meningkatkan privasi dan keamanan. Pembaruan pada keamanan secara berkala bisa mendapatkan fitur terbarunya yang lebih update sehingga sever lebih aman.

Cek setidaknya seminggu sekali apakah ada software yang perlu diupdate. Jika ada, Anda bisa langsung memperbaruinya agar server aman.

Menonaktifkan Port Network yang Tidak Terpakai

Selain menonaktifkan akun root, Anda juga perlu menonaktifkan port yang tidak terpakai. Hal ini karena jaringan yang terbuka seperti port yang tidak dipakai, akan dengan mudah menjadi incaran peretas.

Oleh sebab itu, segera matikan port yang tidak digunakan supaya dapat melindungi dan menjaga keamanan server lebih baik.

Gunakan aplikasi seperti “netstat” untuk melihat semua list port yang terbuka. Dengan demikian, Anda bisa menutup port atau menonaktifkan layanan yang tidak terpakai. Untuk menutup port bisa menggunakan “iptables”. Sedangkan untuk menonaktifkannya bisa mengunakan fitur “chkconfig”.

Konfigurasi Firewall

Terakhir, adalah memasang konfigurasi firewall. Konfigurasi ini adalah salah satu hal penting untuk menghindari pelanggaran keamanan server.

Firewall configuration digunakan untuk aturan tentang pemakaian port pada server sehingga aplikasi dapat menggunakan jenis port tertentu yang sesuai.

Dengan demikian, program yang berjalan bisa memakai port tanpa mengganggu layanan lain. Selain berfungsi untuk keamanan, pengaturan ini juga bisa untuk mengoptimalkan server.

Kesimpulan

Itulah cara menjaga keamanan server VPS yang wajib diketahui jika menggunakan VPS hosting untuk website Anda. VPS akan menjadi lebih terproteksi maksimal jika melakukan langkah di atas. Jika ingin mendapatkan layanan VPS terpercaya, silahkan kunjungi web Niagahoster.