Kelebihan dan Kekurangan Vivo V30 Pro 5G

Berikut ulasan kelebihan dan kekurangan Vivo V30 Pro 5G
Gambar Vivo V30 Pro 5G

Spesifikasi
Rilis Februari 2024
Layar 6.78 inci AMOLED HDR10+ 120Hz
Chipset Mediatek Dimensity 8200 (4 nm)
GPU Mali-G610 MC6
Eksternal Tidak tersedia slot microSD
Kamera Belakang 50 MP (wide), 50 MP (telephoto), 50 MP (ultrawide)
Kamera Depan 50 MP (wide)
Baterai Li-Ion 5000 mAh, Fast charging 80W
Harga
12/512 GB - Rp 9.000.000
Lihat Harga Terbaru
Penilaian
Desain & Material : -
Kinerja : -
Kamera : -
Konektivitas : -
Baterai : -

Setelah kehadiran vivo V29 Pro di pasar India pada Oktober 2023, kini giliran vivo V30 Pro yang meluncur di Indonesia pada kuartal pertama tahun 2024. Peluncuran resmi ini membawa angin segar bagi para penggemar teknologi di Tanah Air.

Sebagai penerus dari seri V, vivo V30 Pro tetap mempertahankan konsep ring light yang terkenal, diberi nama Aura Light. Namun, kali ini, ring light tersebut tampil dengan desain baru yang lebih menarik dan fungsional.

Inovasi terbaru dari vivo V30 Pro adalah pengadopsian kamera racikan ZEISS, mengikuti langkah yang telah ditempuh oleh seri X. Tujuan dari penggunaan kamera ini adalah untuk memberikan hasil foto dengan warna yang lebih alami serta menghindari efek flaring yang sering terjadi pada foto-foto.

Peluncuran ini menunjukkan komitmen vivo dalam menghadirkan teknologi terkini dan pengalaman fotografi yang lebih baik bagi pengguna di Indonesia. Dengan berbagai fitur canggih dan desain yang memukau, vivo V30 Pro menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan smartphone berkualitas tinggi. Jadi, tunggu apalagi? Segera temukan pengalaman baru dengan vivo V30 Pro di Tanah Air!

Kelebihan Vivo V30 Pro 5G

Jika budget Anda berada dalam kisaran Rp8 jutaan dan Anda tengah mencari ponsel dengan desain yang memukau, vivo V30 Pro dapat menjadi pilihan yang sangat menggoda. Mari kita eksplor lebih dalam mengenai keunggulannya di bawah ini.

Desain Apik dan Aesthetic, Membawa Sentuhan Unik yang Memukau

Vivo telah menghadirkan penyegaran signifikan pada desain Vivo V30 Pro, memperlihatkan peningkatan yang mencolok bila dibandingkan dengan pendahulunya, Vivo V27 Pro dan V29 Pro. Meski pada dasarnya masih mempertahankan bodi belakang yang familiar, terdapat evolusi yang cukup mencolok dalam tata letak modul kamera dan lampu ring light.

Dalam perbandingan dengan V29 Pro, Vivo V30 Pro menampilkan penyusunan modul kamera persegi panjang 4x4 yang lebih fungsional. Desain ring light juga mengalami transformasi signifikan, menjadi lebih lebar dan berbentuk kotak, dilengkapi dengan LED Flash tambahan untuk pencahayaan yang lebih optimal.

Aura Light, nama yang melekat pada ring light ini sejak Vivo V27 Pro, mengalami evolusi bentuk pada V30 Pro. Dari lingkaran kecil, kini mampu mencakup area penyebaran cahaya lebih luas, ditambah dengan LED Flash untuk memastikan pencahayaan merata pada subjek.

Desain keseluruhan ponsel ini menonjolkan layar melengkung 3D yang elegan dan ramping. Tiga varian warna tersedia untuk pasar Indonesia, yaitu Hijau Khatulistiwa, Putih Puspa, dan Hitam Vulkanik, semuanya menggunakan bahan material fluorite glass. Khusus varian Hijau Khatulistiwa dapat mengubah warna bodi saat terkena sinar ultraviolet atau dilihat dari sudut berbeda.

Meskipun ada dua varian lain, Bloom White dan Waving Aqua, namun keduanya belum tersedia di Indonesia. Bloom White menampilkan pola kelopak bunga, sementara Waving Aqua memberikan efek visual emboss yang menyerupai riak air.

Penggabungan flash Aura Light ke dalam modul kamera belakang dinilai berhasil oleh Stuff.tv. Selain itu, desain ponsel ini tidak mencuat secara fisik, memberikan kenyamanan saat dimasukkan atau dikeluarkan dari kantong.

Respons positif juga datang dari GSM Arena, yang memuji Vivo V30 Pro sebagai ponsel yang mudah menonjol di kelas harga yang sama. Meskipun bodinya tidak begitu ergonomis, desain yang tipis dan ringan dengan berat 188 gram dan ketebalan 7,5 mm membuat pengguna tidak cepat merasa lelah.

Bodi Vivo V30 Pro dibuat dari bahan aluminum alloy pada bingkainya, memberikan kekuatan tambahan untuk melindungi ponsel dari benturan. Sertifikasi IP54 juga turut mengamankan perangkat dari debu dan cipratan air dari berbagai arah.

Dengan semua fitur desain yang disajikan, Vivo V30 Pro menyuguhkan pengalaman visual yang memukau, bodi cantik yang bisa berubah warna, kualitas konstruksi yang solid, dan kenyamanan penggunaan sepanjang hari. Konsistensi Vivo dalam menghadirkan desain yang unik dan menyenangkan terus terpancar pada Vivo V30 Pro, menjadikannya pilihan yang menarik di pasar smartphone.

Performa Unggul dengan Dimensity 8200

Vivo V30 Pro hadir dengan keunggulan dalam sektor performa, terutama berkat kehadiran chipset MediaTek, Dimensity 8200. Dibangun dengan teknologi manufaktur 4 nm dari TSMC, chipset ini menawarkan efisiensi daya tinggi sebanding dengan chipset kelas flagship.

Dimulai dengan dukungan 5G yang diaktifkan pada Desember 2022, Dimensity 8200 menawarkan kecerdasan buatan (AI) yang kuat, mendukung tampilan layar dengan refresh rate 120 Hz WQHD+ dan 180 Hz Full HD+. Fitur lainnya mencakup HDR10+ Adaptive, dekoding media 4K AV1, dan pemutaran video AI SDR-ke-HDR.

Modem 5G yang terintegrasi telah mengadopsi standar teknologi 3GPP Release-16, dengan dukungan 3CC carrier aggregation untuk meningkatkan kinerja jaringan pada mode frekuensi sub-6 GHz.

Keunggulan lainnya terletak pada teknologi MediaTek HyperEngine 6.0, yang memberikan peningkatan frame rate pada permainan, menjanjikan pengalaman gaming yang mulus tanpa lag atau penurunan koneksi.

Meski menggunakan Dimensity 8200 yang sebelumnya telah menghiasi Vivo V27 Pro dan V29 Pro, Vivo V30 Pro tetap menjadi pilihan yang solid untuk aktivitas berat seperti gaming dan pengeditan video.

Prosesor octa-core pada Dimensity 8200 terdiri dari unit super core Cortex A78 (3.1 GHz), inti high performance Cortex A78 (3 GHz), dan unit hemat daya Cortex A55 (2 GHz) yang disusun dalam formasi 1+3+4. Grafis ditangani oleh kartu GPU Mali G610 MP6 dengan arsitektur Valhall generasi ketiga berjalan pada frekuensi 950 MHz.

Di pasar Indonesia, Vivo V30 Pro dibekali RAM LPDDR5x 12 GB dan penyimpanan 512 GB berstandar UFS 3.1. Kapasitas RAM dapat diperluas secara virtual hingga 12 GB.

Vivo V30 Pro mampu menjaga hingga 48 aplikasi aktif berjalan di latar belakang, sementara penyimpanan 512 GB-nya dapat menampung hingga 50.000 foto HD, 8.000 koleksi musik, dan 120 permainan.

Vivo V30 Pro berhasil menunjukkan keunggulan performa melalui serangkaian hasil benchmark sintetis yang diungkapkan oleh GSM Arena. Dalam uji AnTuTu v10, ponsel ini mencetak skor luar biasa sebesar 972.568 poin, menonjolkan keandalan dan kecepatan dalam menjalankan berbagai aplikasi.

Hasil dari 3DMark (offscreen) Wild Life pada resolusi 1440p mencapai 6.693 poin, sementara pada skenario Wild Life Extreme (2160p) Vivo V30 Pro masih mampu meraih 1.815 poin. Selain itu, uji Geekbench 6 menunjukkan performa yang impresif dengan skor single-core sebesar 1.211 poin dan multi-core mencapai 3.575 poin.

Vivo V30 Pro juga menjalani uji CPU Throttling, menghasilkan performa yang konsisten dengan penurunan hanya sekitar 71 persen dari maksimal setelah menjalani pengujian selama 1 jam. Hasil benchmark yang mengesankan ini menegaskan bahwa Vivo V30 Pro tidak hanya menonjol dalam desain dan kamera, tetapi juga mampu memberikan performa yang handal untuk memenuhi kebutuhan pengguna dalam menjalankan berbagai tugas dan aplikasi.

Dalam pengalaman gaming, Vivo V30 Pro menunjukkan kinerja luar biasa lancar, seperti yang terbukti pada Genshin Impact dengan pengaturan Medium dan High tanpa stuttering. Kelebihan ini berbeda dengan Vivo V30 5G yang menggunakan Snapdragon 7 Gen 3, yang hanya lancar pada pengaturan Medium menurut ulasan dari Tech Spurt di YouTube.

Selama sesi bermain berjam-jam, Vivo V30 Pro juga menunjukkan ketahanan suhu yang memuaskan, menjadikannya pilihan aman untuk sesi gaming berdurasi panjang.

Meskipun bukan ponsel gaming, Vivo V30 Pro dilengkapi dengan sistem pendingin terpadu, termasuk ruang uap (vapor chamber) seluas 3.002 mm persegi, 11 sensor suhu, dan keseluruhan area pendinginan seluas 35,141 mm persegi. Vivo mengklaim sistem pendingin ini dapat menurunkan suhu inti hingga 13 derajat Celsius, memastikan performa optimal dalam penggunaan sehari-hari yang intens.

Layar 1,5K yang Brilian dengan Kecerahan Unggul

Vivo V30 Pro memanjakan penggunanya dengan layar 1.5K AMOLED Display yang menyajikan visual yang imersif, tajam, dan cerah. Dengan panel AMOLED, daya tahan baterai meningkat, sementara tampilan hitam dan putih menjadi lebih kontras dan warna lebih tajam.

Layar beresolusi 2.800 x 1.260 piksel ini memiliki kecerahan puncak mencapai 2.800 nit, memberikan kemampuan untuk menampilkan konten HDR secara maksimal, bahkan di luar ruangan pada siang hari. Fitur Anti-Fatigue Curve 2.0 turut melindungi mata dari kelelahan dengan mengurangi intensitas cahaya biru yang dapat merusak mata selama penggunaan yang panjang.

Dengan layar melengkung di sisi kiri dan kanan, ukuran 6,78 inci ini memberikan tampilan yang luas dengan rasio perbandingan bodi-ke-layar mencapai 89,9 persen. Lapisan pelindung Schott α glass juga hadir untuk melindungi layar dari goresan, sementara sertifikasi HDR10+ memberikan pengalaman visual estetis saat menonton film.

Dengan refresh rate 120 Hz, pengguna dapat menikmati pengalaman tampilan yang mulus saat scrolling dan grafis gaming yang memukau. Walau dalam mode Auto kadang-kadang tidak secara otomatis beralih ke 120 Hz, Vivo V30 Pro memberikan fleksibilitas untuk memilih mode sesuai kebutuhan, memberikan keseimbangan antara performa dan daya tahan baterai.

Berbicara mengenai kecerahan, hasil pengamatan dari Stuff.tv menyatakan bahwa kecerahan maksimal yang tercapai dalam penggunaan sehari-hari adalah 1.200 nit. Hal ini menguatkan anggapan bahwa angka 2.800 nit hanya diperoleh saat menikmati konten HDR. Temuan ini didukung oleh hasil pengukuran dari GSM Arena, yang mencatatkan kecerahan maksimal 1.197 nit (Auto) dan 516 nit saat slider digeser hingga ke ujung kanan (Manual).

Layar Vivo V30 Pro juga mendukung sertifikasi Widevine L1, memastikan pengguna dapat menikmati konten beresolusi tinggi di berbagai platform video, cocok untuk sesi maraton di Netflix.

Kamera ZEISS Pertama dalam vivo V Series, Hasil Foto Semakin Epik

Selain desain yang memukau, kamera menjadi fitur utama yang mengesankan dalam seri V dari vivo, dan hal ini berlaku pula untuk Vivo V30 Pro. Sistem kameranya terdiri dari kamera utama 50 MP (Sony IMX 920) dengan bukaan f/1.9 dan ukuran sensor 1/1.49 inci.

Kamera ultrawide dengan resolusi 50 MP Samsung ISOCELL JN1 dan bukaan f/2.0 turut hadir, bersama dengan sensor telefoto 50 MP Sony IMX 816 yang menonjolkan bukaan f/1.85, panjang fokus (focal length) 50 mm, dan ukuran sensor 1/2.51 inci.

Vivo V30 Pro menampilkan lampu LED Flash yang diberi nama Aura Light Portrait, yang dapat menyala secara otomatis berdasarkan pencahayaan sekitar. Ring light ini 19 kali lebih luas dibandingkan dengan pendahulunya, Vivo V29 Pro dan Vivo V27 Pro, dan dilengkapi dengan bulatan LED Flash standar.

Kolaborasi dengan ZEISS untuk kamera pada Vivo V30 Pro menandai kehadiran pertama kamera racikan ZEISS dalam seri V. Sebelumnya, ZEISS hanya dimiliki oleh seri X dari vivo.

Sementara kamera depan menggunakan sensor Samsung ISOCELL JN1 dengan resolusi 50 MP, menghasilkan selfie yang memukau bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah. Vivo V30 Pro membuktikan kemampuannya dalam pemotretan selfie dengan pembesaran hingga 4x tanpa mengorbankan kualitas gambar.

Kamera telefoto pertama kali diperkenalkan pada vivo V series, di mana vivo V29 Pro yang sebelumnya hanya memiliki kamera makro. Kemampuan perekaman video mencakup resolusi 4K dan 1080p pada frame rate 30 FPS, menambah dimensi kreatif dalam menangkap momen.

Pengisian Cepat dan Kapasitas Baterai Tangguh

Vivo V30 Pro membanggakan diri sebagai ponsel tertipis yang tetap menyematkan baterai berkapasitas besar, yakni 5.000 mAh. Ini menjadi sebuah keunggulan, terutama jika dibandingkan dengan pendahulunya seperti vivo V29 Pro dan V27 Pro yang hanya memiliki kapasitas 4.600 mAh.

Vivo V30 Pro, dengan baterai yang terintegrasi dengan chipset Dimensity 8200, menawarkan daya tahan yang luar biasa. Menurut catatan GSM Arena, ponsel ini mampu bertahan selama 13 jam 25 menit dalam penggunaan aktif, mencakup panggilan telepon, web browsing, streaming YouTube, dan bermain game.

Fast charging menjadi fitur unggulan, dengan teknologi 80 watt yang efisien mengisi baterai dalam waktu singkat. Dalam 30 menit, ponsel dapat mencapai 77 persen daya, sementara pengisian hingga 100 persen hanya memerlukan waktu 42 menit.

Meskipun daya yang digunakan mencapai 80 watt, kecepatan pengisian ini hanya sedikit lebih cepat daripada realme 12 Pro+ yang menggunakan daya 65 watt. Ini menunjukkan prinsip law of diminishing return, di mana peningkatan daya tidak selalu sebanding dengan peningkatan kecepatan pengisian.

Paket Penjualan Lengkap, Termasuk Charger

Vivo V30 Pro menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik dengan menyertakan paket penjualan lengkap. Isi kotak meliputi unit smartphone, casing plastik transparan, kabel data, dan yang tak kalah pentingnya, charger bawaan 80 watt.

Hal ini menjadi nilai tambah yang patut diapresiasi, terutama mengingat tren beberapa ponsel kelas menengah dan flagship yang mulai menghilangkan charger dari paket penjualan. Vivo V30 Pro tetap mempertahankan standar umum dengan menyertakan charger, memberikan kepraktisan kepada pengguna tanpa memerlukan biaya tambahan untuk aksesori tambahan.

NFC Multifungsi dan Fitur Lainnya

Vivo V30 Pro tidak hanya unggul dalam daya tahan baterai dan pengisian cepat, tetapi juga menawarkan fitur-fitur tambahan yang menarik. NFC (Near Field Communication) pada ponsel ini tidak hanya mendukung transaksi digital, tetapi juga dapat digunakan untuk menduplikasi kartu akses pintu kantor atau apartemen.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk menggunakan ponsel sebagai kunci, sangat berguna dalam situasi kehilangan atau tertinggalnya kartu fisik. Selain itu, ponsel ini dilengkapi dengan sensor sidik jari di dalam layar yang aman dan responsif.

Dalam hal konektivitas, vivo V30 Pro mendukung Wi-Fi 6, memberikan pengalaman internet yang lebih cepat dibandingkan dengan pendahulunya, Wi-Fi 5 pada vivo V29 Pro. Meskipun menggunakan USB Type-C 2.0, ponsel ini mendukung antarmuka on-the-go, menambah kepraktisan dalam penggunaan sehari-hari. Meskipun USB-C 3.2 mungkin terdengar menarik, penggunaan USB-C 2.0 tetap memberikan performa yang memadai untuk ponsel kelas menengah seperti vivo V30 Pro.

Kekurangan Vivo V30 Pro 5G

Berikut adalah sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan pada vivo V30 Pro, meskipun ponsel ini memiliki banyak kelebihan yang mengagumkan.

Tidak Didukung Fitur Wireless Charging

Vivo V30 Pro, seperti pendahulunya vivo V29 Pro dan vivo V27 Pro, tidak dilengkapi dengan fitur wireless charging. Padahal, di kelas harga yang mencapai Rp8 jutaan, kehadiran fitur pengisian nirkabel seharusnya bukanlah suatu hal yang mewah. Terlebih lagi, beberapa ponsel lain seperti Infinix Note 30 Pro dan ASUS Zenfone 10 menawarkan fitur wireless charging pada rentang harga yang lebih terjangkau.

Permukaan Bodi Belakang Terlalu Licin

Meskipun vivo V30 Pro memiliki tampilan yang menawan, dari segi ergonomis, ponsel ini kurang memadai. Menurut ulasan dari GSM Arena, bodi belakang ponsel ini sangat licin dan sulit untuk diangkat dari meja. Untungnya, tersedia casing tambahan yang dapat membantu mengatasi masalah ini.

Stabilisasi Video Kurang Efektif untuk Kelasnya Meskipun kualitas fotografi vivo V30 Pro sangat baik, perekaman video terasa kurang memuaskan. Meskipun mendukung perekaman video hingga resolusi 4K, fitur 60 FPS tidak tersedia. Selain itu, fitur stabilisasi video juga dinilai kurang efektif, dengan dua mode EIS yang tidak memberikan hasil yang memuaskan.

Tidak Didukung Sertifikasi IP67 atau IP68

Meskipun memiliki ketahanan terhadap goresan dan percikan air yang baik, vivo V30 Pro masih kalah dari beberapa ponsel Samsung Galaxy A series dalam hal sertifikasi IP. HP Samsung Galaxy A series, seperti Galaxy A54, umumnya sudah dilengkapi dengan sertifikasi IP67 yang memberikan ketahanan terhadap air dalam jumlah tertentu. Berbeda dengan vivo V30 Pro yang hanya memiliki sertifikasi IP54, yang hanya tahan terhadap debu dan percikan air.

Menggunakan Speaker Mono

Ponsel ini masih menggunakan mono speaker, seperti pendahulunya vivo V27 Pro dan vivo V29 Pro. Meskipun banyak ponsel dengan harga lebih terjangkau yang telah menggunakan speaker stereo, vivo V30 Pro tetap menggunakan satu speaker yang terletak di bagian bawah ponsel.

Absennya speaker stereo membuat suara vivo V30 Pro cenderung tertutup saat bermain game atau mendengarkan audio. Keputusan untuk tetap menggunakan mono speaker tanpa dukungan port 3.5 mm juga membatasi pengguna dalam menghubungkan earphone kabel. Meskipun volume ponsel dapat ditingkatkan hingga 150 persen, suara bass kurang terasa, hanya menonjolkan suara vokal dan efek suara berfrekuensi tinggi.

Kesimpulan

Harga resmi vivo V30 Pro telah ditetapkan sebesar Rp8.999.000 untuk varian tunggal dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB. Ponsel ini tidak hanya menghadirkan kapasitas penyimpanan yang luas, tetapi juga mengunggulkan spesifikasi kamera, desain, dan layar yang menarik.

Dengan fitur Aura Light yang telah mengalami evolusi bentuknya, serta kamera berkualitas tinggi hasil kerjasama dengan ZEISS, vivo V30 Pro memberikan pengalaman fotografi yang selalu memuaskan.

Layar 1,5K ponsel ini mendukung 1 miliar warna, menciptakan dedikasi vivo untuk penggemar film dengan visual yang luar biasa. Pengguna dapat menikmati tampilan yang memukau, memanjakan indra visual mereka setiap saat.

Meskipun vivo V30 Pro tidak dilengkapi dengan speaker stereo, ponsel ini tetap menawarkan kualitas suara yang memadai. Pengguna harus bersabar, karena meskipun kualitas suaranya mungkin tidak sebanding dengan beberapa pesaingnya dalam kisaran harga yang sama, fitur-fitur lainnya tetap membuat vivo V30 Pro menjadi pilihan menarik untuk pengalaman smartphone yang lengkap.

Abu Noura. Menulis blog sejak 2010. Tech Enthusiast. Senang merekomendasikan produk gadget terbaik. LinkedIn