Review Kelebihan dan Kekurangan Huawei P50 Pro

Huawei P50 Pro hadir dengan tagline “Legenda Terlahir Kembali” yang langsung menunjukkan kualitasnya sebagai smartphone kelas atas. Seri P memang telah lama dikenal sebagai jagoan dari Huawei jika kalian sedang mencari rekomendasi ponsel premium.

Huawei P50 Pro
Dapatkan harga terbaik :
Shopee Tokopedia Lazada
Spesifikasi Huawei P50 Pro
  • Rilis Februari 2022
  • Layar 6.6 inci OLED 120Hz
  • Chipset Qualcomm SM8350 Snapdragon 888 5G (5 nm)
  • GPU Adreno 660
  • Eksternal Tersedia Nano Memory
  • Internal 8/256 GB
  • Kamera Belakang 50 MP (wide), 64 MP (periscope telephoto), 13 MP (ultrawide), 40 MP (B/W)
  • Kamera Depan 13 MP (wide)
  • Baterai Li-Po 4360 mAh, Fast charging 66W
  • Harga Rp 15.000.000
Selengkapnya : Spesifikasi Huawei P50 Pro dan Harganya
Perangkat ini dibanderol dengan harga 12 jutaan di Indonesia dan bisa lebih murah lagi jika kalian berhasil mendapatkan skema diskon di toko online Huawei. Namun jangan dulu terburu-buru memilih Huawei P50 Pro meski spesifikasinya cukup menggoda. Pertimbangkan kelebihan dan kekurangannya di bawah ini.

Kelebihan Huawei P50 Pro

Salah satu kelebihan yang paling menonjol dari Huawei P50 Pro adalah sensor kamera dual-matrix. Tak cukup itu saja, simak selengkapnya kelebihan Huawei P50 Pro berikut.

Kamera Dual-Matrix

Ponsel yang satu ini mengusung kamera Dual-Matrix dengan dukungan Leica Optics. Untuk mendukung hasil foto yang lebih solid, maka kamera Huawei P50 Pro dibekali teknologi True Chroma Image Engine.

Kamera Dual-Matrix sendiri merupakan bentuk dari integrasi dua bagian modul kamera yang tampak menawan dengan double ring di sekelilingnya. Kamera utama perangkat ini menawarkan resolusi 50MP yang telah dilengkapi fitur terkini mulai dari OIS hingga PDAF. Selain itu terdapat kamera sekunder berupa sensor periskop telefoto 64MP dengan kemampuan zoom hingga 200x.

Setup quad-kamera di punggung Huawei P50 Pro dilengkapi oleh kamera ultrawide 13MP dan sensor monokrom 40MP sehingga tak ayal menjadikan perangkat ini incaran para pencinta fotografi mobile.

Menurut klaimnya, Huawei P50 Pro memperkenalkan Huawei XD Optics yang membantu akurasi sinyal gambar lebih optimal. Sangat menggoda bukan kelebihan di sektor kameranya?

Layar OLED Memanjakan Mata

Sebagai salah satu flagship paling menarik tahun ini, tentu saja Huawei P50 Pro menggunakan panel OLED menawan. Dengan rentang 6.6 inci melengkung, layar ponsel ini membawa refresh rate 120Hz dan touch sampling rate hingga 300Hz untuk menghadirkan pengalaman scrolling yang mulus.

Bukan hanya respons yang cepat saja melainkan akurasi warna profesionalnya pun hadir untuk menambah daftar keunggulan Huawei P50 Pro. Selain dukungan gamut warna DCI-P3 dan 1.07 milyar warna, Huawei P50 Pro juga telah mengantongi sertifikasi HDR10+.

Desain Fresh dan Rating IP68

Sejak pertama kali diluncurkan, Huawei P50 Pro sudah menarik perhatian lewat desainnya yang segar. Layar melengkung pada perangkat ini diiringi dengan material kaca pada bagian belakang dan material metal untuk frame. Dimensinya pun tergolong kompak di angka ketebalan 8.5 mm dan bobot 195 gram.

Jangan risau soal ketahanan bodi karena Huawei P50 Pro telah mengantongi sertifikasi IP Rating IP68 yang berarti tahan terhadap percikan, debu, dan air dengan kedalaman 1.5 meter selama 30 menit.

Baterai Tahan Lama dan Charger Kebut

Huawei P50 Pro mengemas baterai besar 4.360mAh yang bisa menemani aktivitas kalian seharian. Hal paling menarik yang ditawarkan adalah teknologi pengisi dayanya yang mencapai 60W untuk fast charge kabel dan 50W untuk teknologi nirkabel. Dengan dukungan kedua teknologi Huawei SuperCharge ini, dijamin durasi isi ulang daya akan sangat singkat.

Jeroan Powerful

Sektor dapur pacu Huawei P50 Pro diisi oleh chipset Qualcomm Snapdragon 888 4G untuk pasar Indonesia dan global. Chipset unggulan yang memiliki fabrikasi 5nm ini didukung oleh teknologi Sistem Cooler Grafena 3D serta RAM 8GB dan memori internal sebesar 256GB agar multitasking yang dijalankan lancar jaya.

Kekurangan Huawei P50 Pro

Sebagian dari pengguna setia Android tentu sudah bisa menerka dimana letak kekurangan ponsel besutan Huawei. Mari membahas lebih jauh kekurangan Huawei P50 Pro agar kalian tidak salah pilih daily driver.

Absennya Google Mobile Service (GMS)

Sejak 2019 lalu, issue absennya GMS pada perangkat Huawei menjadi salah satu pertimbangan penting. Jika aktivitas digital kalian berpusat pada sinkronisasi layanan Google, tentu saja memilih Huawei P50 Pro bukan keputusan yang tepat. Meski Huawei memiliki AppGallery, namun keberadaan GMS masih menjadi pertimbangan penting bagi mayoritas pengguna Android.

Belum Mendukung Jaringan 5G

Kekurangan Huawei P50 Pro selanjutnya yang mungkin akan menjadi pertimbangan penting kalian adalah masih menggunakan chipset versi 4G. Ya, perangkat ini belum mendukung jaringan 5G karena Huawei menyematkan Snapdragon 888 4G di dalamnya. Flagship lain misalnya Xiaomi Mi 11 Ultra, Asus ROG Phone 5, atau bahkan Oppo Find X3 Pro sudah menggunakan Snapdragon 888 versi 5G sehingga menjadi saingan berat bagi Huawei P50 Pro.

Itulah sederet kelebihan dan kekurangan Huawei P50 Pro yang wajib kalian pertimbangkan sebelum membelinya. Jika kalian tidak mempersoalkan mengenai layanan GMS dan menginginkan ponsel dengan teknologi fotografi unggul, maka Huawei P50 Pro sangat worth it to buy.