Review Kelebihan dan Kekurangan Nokia C12

Nokia, yang saat ini dikuasai oleh perusahaan HMD Global, telah meluncurkan anggota terbaru dalam kelas harga entry-level, yaitu Nokia C12. Ponsel ini merupakan penerus dari Nokia C10 dan memiliki keunggulan dalam hal ketahanan bodi terhadap benturan serta sertifikasi ketahanan terhadap debu dan air.

HP Nokia
Dapatkan harga terbaik :
Shopee Tokopedia Lazada
Spesifikasi Nokia C12
  • Rilis Januari 2023
  • Layar 6.3 inci IPS LCD
  • Chipset Unisoc SC9863A1 (28nm)
  • GPU IMG8322
  • Eksternal Tersedia slot microSD
  • Internal 3/64 GB
  • Kamera Belakang 8 MP
  • Kamera Depan 5 MP
  • Baterai Li-Ion 3000 mAh
  • Harga Rp 1.350.000 [Update]
Selengkapnya : Spesifikasi Nokia C12 dan Harganya
Perjalanan Nokia sampai saat ini telah melewati berbagai tantangan yang cukup panjang. Pada awal tahun 2000-an, Nokia sempat mendominasi pasar ponsel, namun kemudian diakuisisi oleh Windows namun gagal bersaing dengan ponsel Android dan iOS.

Setelah diakuisisi oleh HMD Global, Nokia kini banyak meluncurkan produk berbasis Android untuk menghadapi persaingan smartphone yang sengit.

Salah satu produk terbaru yang diluncurkan pada kuartal pertama tahun 2023 adalah Nokia C12. Ponsel pintar ini memiliki spesifikasi yang sederhana namun mampu memberikan pengalaman pengguna yang memadai.

Kelebihan Nokia C12

Apakah Nokia C12 mampu bersaing dengan berbagai HP entry-level lainnya? Anda dapat menilai sendiri setelah mengetahui poin-poin kelebihan berikut:

Ketahanan terhadap Debu dan Percikan Air

Sebelumnya telah disebutkan bahwa Nokia C12 memiliki fokus pada ketahanan bodinya. Namun, HMD Global mengambil langkah lebih lanjut dengan memberikan sertifikasi IP52 terhadap ketahanan debu dan air pada ponsel ini.

Dengan IP Rating tersebut, ponsel ini tidak hanya tahan terhadap pengembunan, tetapi juga tetesan air vertikal (dari atas dengan sudut kemiringan maksimal 15 derajat).

Namun, perlu diingat bahwa Nokia C12 tidak dirancang untuk bertahan dalam hujan. Jadi, disarankan untuk menjauhkan ponsel dari rintik hujan atau tetesan air saat hujan deras.

Sertifikasi IP52 hanya dapat mengurangi risiko kerusakan ketika ponsel secara tidak sengaja terkena tetesan air minum atau sejenisnya.

Desain Kecil, Kokoh, dan Ringan

Nokia adalah salah satu merek yang terkenal karena keandalan bodinya. Bagi mereka yang mengingat era awal tahun 2000-an, pasti masih teringat betapa tangguhnya HP Nokia saat itu.

Hal ini juga tercermin pada Nokia C12 yang tidak hanya tahan terhadap benturan, tetapi juga memiliki desain yang sangat kompak. Ponsel ini merupakan penerus Nokia C10 dengan panjang 160,6 mm, lebar 74,3 mm, dan ketebalan 8,8 mm.

Meskipun tidak termasuk yang paling tipis dalam kelasnya, yang mengejutkan adalah bobotnya yang hanya 177,4 gram. Dengan bobot yang ringan, Nokia C12 nyaman digunakan oleh lanjut usia atau anak-anak.

Bodi Nokia C12 terbuat dari plastik polikarbonat baik di bagian belakang maupun pada frame-nya. Meskipun tidak memberikan kesan mewah, bahan plastik ini membuat ponsel tetap kuat dan tahan lama.

Layar Nokia C12 telah dilapisi dengan anti gores (scratch-resistant glass), meskipun tidak diketahui jenis atau mereknya. Beberapa pesaing dalam kelas harga yang sama menggunakan lapisan kaca Gorilla Glass 3.

Meski demikian, jika Nokia C12 tidak menggunakan lapisan pelindung tersebut, setidaknya HMD Global tetap memperhatikan kekhawatiran pengguna dengan memberikan semacam pelindung.

Nokia C12 memiliki pola tiga dimensi pada bagian belakang dan dilengkapi dengan finishing metal untuk memberikan kesan mewah dan pengalaman pengguna yang lebih solid.

Perusahaan juga mengklaim bahwa Nokia C12 telah melewati berbagai uji ketahanan. Jadi, keandalan bodinya tidak perlu diragukan lagi.

Desainnya agak berbeda dari pendahulunya, Nokia C10. Pada Nokia C10, modul kamera berbentuk bulat berada di tengah, sedangkan pada Nokia C12, modul tersebut ditempatkan di sudut kiri atas. Bentuknya bukan lagi lingkaran, tetapi persegi panjang, seperti kebanyakan smartphone pada umumnya.

Hal yang patut diapresiasi dari ponsel ini adalah tidak adanya kamera dekoratif yang berlebihan. Beberapa ponsel dengan harga serupa seringkali memiliki dua atau tiga kamera belakang, padahal hanya menawarkan satu kamera. Namun, Nokia C12 tampil jujur dan otentik.

Sayangnya, grille speaker ponsel ini tidak berada di bagian bawah bodi, tetapi di bagian belakang. Ini adalah penempatan speaker yang tidak biasa, dan mungkin akan menyebabkan suara teredam saat ponsel diletakkan di atas meja.

Bagi mereka yang ingin menunjukkan identitas melalui ponsel, ada tiga pilihan warna yang tersedia: Dark Cyan, Charcoal, dan Light Mint.

Menggunakan Android 12 Go Edition

Nokia C12 diluncurkan dengan sistem operasi Android 12. Ponsel ini mendapatkan dukungan pembaruan patch keamanan selama dua tahun setelah dirilis.

Tidak seperti versi reguler, Nokia C12 menggunakan Android 12 Go Edition yang dirancang khusus untuk ponsel entry-level. Biasanya, ponsel dengan Android Go Edition memiliki RAM 2 GB atau kurang. Karena ukurannya yang lebih kecil dan pengoperasiannya yang lebih ringan, ini cocok untuk Nokia C12 dengan performa yang terbatas.

Android 12 Go Edition diklaim dapat membuka aplikasi 30 persen lebih cepat dan memiliki animasi loading yang lebih mulus. Setiap kali aplikasi dibuka, akan ada splash screen yang memberikan pengalaman loading yang lebih menarik.

Selain itu, Android 12 Go Edition juga memiliki fitur yang tidak dimiliki oleh versi reguler, seperti kemampuan terjemahan dan text-to-speech melalui menu carousel di recent app. Pengguna juga dapat dengan mudah berbagi aplikasi melalui fitur nearby share.

Dalam hal privasi, Android 12 Go Edition dilengkapi dengan privacy dashboard yang memberikan informasi tentang aplikasi mana yang mengakses mikrofon, lokasi, dan kamera dalam periode waktu tertentu. Ponsel ini juga memiliki mode tamu yang memungkinkan pengguna meminjamkan ponsel kepada orang lain sambil menjaga privasi mereka.

Bluetooth 5.2

Setiap peningkatan yang dapat dirasakan pada Nokia C12 dibandingkan dengan Nokia C10 patut diapresiasi, terutama pada ponsel dengan harga terjangkau yang biasanya memiliki peningkatan yang minim.

Nokia C12 dilengkapi dengan Bluetooth 5.2, sedangkan pendahulunya (Nokia C10) hanya memiliki Bluetooth 4.2. Setiap peningkatan versi Bluetooth meningkatkan kemampuan ponsel dalam mengurangi latensi dan meningkatkan jarak pendeteksian.

Bluetooth 5 pada dasarnya memiliki kecepatan transfer yang dua kali lipat dari Bluetooth 4.2, yaitu dari 1 Mb per detik menjadi 2 Mb per detik. Selain itu, jangkauannya juga meningkat hingga 4 kali lipat, mencapai jarak 40 meter dalam kondisi indoor.

Selain itu, Bluetooth 5.2 juga dapat menjalankan koneksi antar perangkat dengan konsumsi daya baterai yang lebih efisien. Hal ini membuat pengalaman menggunakan earphone nirkabel (TWS) lebih menyenangkan dan dapat berlangsung lebih lama.

Fitur RAM Virtual

Nokia C12 bukanlah smartphone yang ditujukan untuk kebutuhan gaming. Oleh karena itu, kapasitas RAM yang dimilikinya cukup terbatas. Bahkan, dalam navigasi antarmuka saja pengaruhnya dapat terasa.

Dengan hanya memiliki RAM 2 GB yang dipadukan dengan penyimpanan internal 64 GB, HMD Global menghadirkan fitur RAM virtual yang memungkinkan ponsel meminjam hingga 2 GB dari kapasitas penyimpanan yang tidak terpakai. Dengan demikian, total RAM yang dapat dinikmati pengguna adalah 4 GB.

Setidaknya, fitur ini dapat meningkatkan pengalaman navigasi yang lebih lancar dan meminimalkan kemungkinan aplikasi terpaksa ditutup secara tiba-tiba.

Kamera yang Layak di Kelas Harganya

Nokia C12 memiliki konfigurasi kamera yang sederhana. Pada bagian belakang, terdapat satu kamera wide-angle 8 MP. Resolusi ini merupakan peningkatan dari kamera 5 MP pada Nokia C10.

Kamera utama ini dilengkapi dengan fitur autofokus untuk memudahkan pengguna dalam pengambilan foto yang cepat dan menjaga kejelasan detail.

Meskipun tidak memiliki kamera tambahan, Nokia C12 dilengkapi dengan mode potret, mode malam, dan LED Flash untuk meningkatkan kualitas foto dalam kondisi cahaya yang minim.

Pada bagian depan, Nokia C12 memiliki kamera selfie 5 MP yang terletak dalam waterdrop notch. Kamera depan ini tidak hanya digunakan untuk memotret, tetapi juga sebagai fitur pengenalan wajah (face unlock).

Informasi tentang kemampuan merekam video kamera belakang tidak disebutkan. Namun, mengacu pada Nokia C10 yang sebelumnya, kemungkinan Nokia C12 juga hanya mendukung perekaman video hingga 720p pada 30 FPS. Resolusi rekaman ini juga berlaku untuk kamera depan.

Desain Layar dengan Waterdrop Notch

Didesain sebagai ponsel berukuran kompak, Nokia C12 memiliki layar berukuran 6,3 inci. Layar panel IPS LCD ini memiliki aspek rasio 20:9 dengan tingkat kepadatan piksel 278 ppi (pixel per inch).

Dengan resolusi HD+ 720 x 1600 piksel, spesifikasi layar ini umumnya ditemui pada ponsel entry-level. Resolusi HD+ ini mengurangi konsumsi daya layar, tetapi tidak sejelas layar Full HD+.

Refresh rate layar Nokia C12 adalah 60 Hz. Kelebihan layar HP ini adalah desain Infinity-V atau waterdrop notch, yang membuat bezel di atas dan di bawah layar lebih tipis daripada desain Full View pada beberapa ponsel lain. Meskipun layarnya kecil, namun tetap memberikan pengalaman menonton dan menggunakan media sosial yang memuaskan.

Layar ponsel ini juga dilengkapi dengan fitur peningkatan kecerahan untuk pencahayaan yang lebih baik saat digunakan di luar ruangan. Kaca pelindung yang tidak disebutkan jenisnya juga hadir untuk melindungi layar dari goresan. Sebagai tambahan, kotak penjualan juga menyertakan screen protector agar layar tidak mudah tergores.

Menurut ulasan dari LowTech Compare di YouTube, layar Nokia C12 memiliki kecerahan dan ketajaman yang baik, bahkan dalam berbagai kondisi pencahayaan.

Kekurangan Nokia C12

Meskipun memiliki sejumlah kelebihan, Nokia C12 tetap memiliki beberapa kekurangan yang membuatnya kalah saing dengan banyak pesaingnya. Berikut ini daftarnya.

Kapasitas Baterai Terbatas, Tetapi Dapat Dicopot

Nokia C12 memiliki baterai dengan kapasitas 3.000 mAh. Meskipun Nokia mengklaim bahwa baterai ini dapat bertahan sehari penuh, kapasitasnya tergolong rendah dibandingkan dengan banyak ponsel lainnya yang sudah menggunakan baterai 5.000 mAh.

Namun, keunikan Nokia C12 adalah baterainya dapat dicopot, yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan baterai cadangan jika diperlukan.

Nokia C12 menggunakan port pengisian microUSB bukan USB Type-C, yang kurang nyaman digunakan. Port microUSB memiliki bentuk trapesium yang tidak simetris, menyulitkan pengguna saat mencolokkan kabel pengisi daya. Selain itu, fitur pengisian daya hanya menggunakan 5 W, yang berarti waktu pengisian daya bisa cukup lama.

Performa Terbatas, Cocok untuk Aktivitas Ringan

Nokia C12 menggunakan SoC Unisoc SC9863A1 dengan fabrikasi 28 nm, yang memiliki kinerja yang terbatas. Meskipun sebanding dengan beberapa chipset entry-level MediaTek seperti Helio A25 dan Helio G25, SoC ini tidak cocok untuk kebutuhan gaming.

Dengan delapan unit Cortex A55 yang terbagi dalam dua klaster dengan kecepatan 1,6 GHz dan 1,2 GHz, serta pengolahan grafis yang bergantung pada IMG8322, Nokia C12 hanya mampu menjalankan game ringan seperti Candy Crush dan Subway Surfer. Untuk game yang lebih berat seperti PUBG Mobile dan Genshin Impact, ponsel ini tidak akan memberikan performa yang memadai.

Tidak Ada Sensor Sidik Jari

Meskipun kamera depan Nokia C12 dapat digunakan untuk fitur face unlock, ponsel ini tidak dilengkapi dengan sensor sidik jari, baik di bagian belakang maupun samping. Sensor sidik jari biasanya hadir sebagai tambahan untuk membuka layar saat kondisi pencahayaan minim.

Selain itu, Nokia C12 juga memiliki beberapa kekurangan lainnya, seperti hanya menggunakan protokol Wi-Fi 2,4 GHz, tidak memiliki sensor gyro dan kompas, serta tidak ada slot kartu memori eksternal, seperti yang dilaporkan oleh GSM Arena.

Kesimpulan

Nokia C12, dengan harga sekitar Rp1,9 jutaan, memiliki sejumlah kekurangan yang terlihat dari segi spesifikasinya. Performa terbatas, tidak ada sensor sidik jari, dan kapasitas baterai yang tergolong rendah adalah beberapa kelemahan yang dimiliki ponsel ini.

Namun, Nokia C12 memiliki keunggulan dalam dimensi bodi yang kecil dan ringan, serta ketahanan yang baik. Ponsel ini cocok untuk penggunaan dasar dan cocok digunakan oleh lanjut usia atau anak-anak yang hanya membutuhkan ponsel untuk komunikasi sehari-hari.

Nokia C12
Rilis : Januari 2023
3/64 GB - Rp 1.350.000
[Update]
Beli di Shopee

Abu Noura. Menulis blog sejak 2010. Tech Enthusiast. Senang merekomendasikan produk gadget terbaik. LinkedIn