Kelebihan dan Kekurangan Nokia C31

Berikut ulasan kelebihan dan kekurangan Nokia C31
HMD Global, pemegang lisensi ponsel Nokia, mengadopsi strategi penting pada tahun 2022. Mereka memutuskan untuk tidak lagi memproduksi ponsel flagship. Sebaliknya, fokus HMD Global berpusat pada ponsel pintar kelas entri dan kelas menengah.

HP Nokia
Dapatkan harga terbaik :
Shopee Tokopedia Lazada
Spesifikasi Nokia C31
  • Rilis November 2022
  • Layar 6.75 inci inci IPS LCD
  • Chipset Unisoc SC9863A (28nm)
  • GPU IMG8322
  • Eksternal Tersedia slot microSD
  • Internal 4/64 GB
  • Kamera Belakang 13 MP (wide), 2 MP (macro), 2 MP (depth)
  • Kamera Depan 5 MP
  • Baterai Li-Po 5050 mAh
  • Harga Rp 1.700.000 [Update]
Selengkapnya : Spesifikasi Nokia C31 dan Harganya
HMD Global menganggap bahwa menjual ponsel kelas entri dan kelas menengah lebih menguntungkan bagi perusahaan. Alasannya adalah keuntungan dapat segera terlihat setiap kuartal.

Selain itu, dengan strategi ini, HMD Global dapat lebih fokus dalam mengembangkan ponsel Nokia, sehingga memiliki keunggulan yang membedakannya dari ponsel kelas entri dan kelas menengah merek lain. Salah satu keunggulan yang dimaksud adalah durabilitas.

Nah, Nokia C31 - yang akan dibahas dalam artikel ini - juga diklaim memenuhi syarat sebagai smartphone dengan durabilitas yang baik. Ponsel ini memiliki sertifikasi IP52. Namun, kelebihan dari ponsel ini tidak hanya itu.

Kelebihan Nokia C31

Smartphone kelas entri adalah ponsel yang penting. Artinya, ponsel ini dirancang untuk menangani tugas-tugas dasar. Nokia C31 memenuhi syarat sebagai smartphone dalam kategori tersebut. Namun, ponsel ini juga menawarkan berbagai keunggulan yang akan dijelaskan sebagai berikut.

Desain Kokoh, Anti Debu, dan Tahan Percikan Air

Nokia memiliki reputasi sebagai ponsel yang tahan lama. Istilah yang digunakan adalah "build-to-last" yang berarti ponsel diciptakan untuk digunakan hingga rusak. HMD Global, sebagai produsen ponsel Nokia, ingin menjaga reputasi ini.

Dengan demikian, konsumen akan selalu mengingat bahwa jika mereka mencari ponsel untuk digunakan dalam jangka panjang, Nokia adalah pilihan yang tepat. Bagaimana dengan Nokia C31? Apakah ponsel ini dirancang untuk keawetan?

Jawabannya adalah ya! Ada beberapa alasan yang mendukungnya. Pertama, bodi ponsel ini tidak menggunakan material kaca yang mudah pecah atau logam yang dapat penyok. Seluruh bodi ponsel ini terasa kokoh berkat penggunaan bahan polikarbonat.

Polikarbonat lebih tahan terhadap benturan dibandingkan dengan dua material lain yang disebutkan. Selain material yang kuat, Nokia C31 juga memiliki sertifikasi IP52.

Sertifikasi ini menjamin bahwa ponsel ini akan tetap baik saat terkena debu. Ponsel ini juga tetap berfungsi normal ketika terkena percikan air, seperti saat hujan.

Nokia C31 memiliki dimensi yang cukup wajar, yaitu 169,2 x 77,98 x 8,55 mm, dengan bobot 200 gram. Ponsel ini tersedia dalam tiga pilihan warna: Charcoal, Cyan, Mint. Semua pilihan warna memiliki karakter matte, sehingga penutup belakang ponsel tidak terlalu berkilau dan tidak licin.

Layar IPS yang Luas

Nokia C31 dilengkapi dengan layar berpanel IPS LCD. Resolusi layar ini masih HD+ dengan ukuran 720 x 1600 piksel. Namun, tampilannya tetap menyenangkan dan tidak menyebabkan ketegangan mata. Kelebihan layar ponsel ini adalah ukurannya yang lebar, yaitu 6,74 inci.

Layar dengan ukuran 6,5 inci masuk dalam kategori lebar ekstra. Hal ini memberikan kepuasan bagi pecinta film. Apakah Anda ingin menonton anime, K-Drama, serial di Netflix, atau film apapun, akan terasa nyaman dengan layar yang lebar ini.

HMD Global tidak menjelaskan secara rinci tentang kemampuan layar dengan refresh rate 60 Hz ini. Mereka hanya menyebutkan bahwa layar ponsel ini dilindungi oleh kaca 2.5D yang kuat dan dilengkapi dengan fitur Brightness boost untuk penggunaan di luar ruangan.

Slot Memori Eksternal Masih Tersedia

Nokia C31 memiliki tiga konfigurasi memori, yaitu 3/32 GB, 4/64 GB, dan 4/128 GB. Varian dengan RAM 4 GB tentu lebih menarik karena memiliki kemampuan multitasking yang lebih baik.

Sementara itu, penyimpanan internal sebesar 64 GB menjadi batas aman ketika pengguna ingin menginstal berbagai aplikasi dan game. Bahkan koleksi foto, film, dan lainnya juga dapat ditampung.

Jika masih kurang, Nokia C31 dilengkapi dengan slot microSD yang dapat digunakan untuk memasang kartu memori hingga 256 GB. Dengan kapasitas sebesar itu, Anda dapat menyimpan ratusan judul film!

Dukungan Radio FM Nirkabel

Saat ini, layanan streaming musik seperti Spotify, YouTube Music, dan aplikasi sejenisnya sedang populer. Era telah berubah ketika orang lebih memilih mendengarkan lagu secara streaming. Tentu saja, ini karena koneksi internet di Indonesia semakin baik.

Namun, siaran radio masih ada dan banyak pendengar setianya dari berbagai kalangan, tidak hanya kalangan tua, tetapi juga kalangan muda.

Mendengarkan musik melalui siaran radio jelas lebih ekonomis karena Anda tidak perlu membayar biaya berlangganan. Namun, ponsel mahal saat ini justru menghilangkan fitur radio FM. Untungnya, Nokia C31 dalam kelas ponsel kelas entri masih menyertakan fitur ini.

Yang menarik, fitur ini juga dapat digunakan secara nirkabel di Nokia C31. Pengguna dapat mendengarkan siaran radio FM tanpa harus menghubungkan earphone. Hal ini dimungkinkan karena Nokia C31 telah dilengkapi dengan antena internal yang menggantikan fungsi earphone.

Fitur Keamanan Biometrik Tergolong Lengkap

Ponsel dengan harga di bawah 200 euro dapat dikategorikan sebagai ponsel yang terjangkau. Hal yang sama berlaku untuk Nokia C31 yang dijual di Eropa dengan harga mulai dari 130 euro (sekitar Rp1,9 juta untuk varian 3/32 GB). Meskipun terjangkau, Nokia C31 tetap dilengkapi dengan fitur keamanan biometrik yang lengkap.

Ponsel ini dilengkapi dengan pemindai wajah dan pemindai sidik jari. Meskipun pemindai sidik jari ponsel ini masih ditempatkan di bagian belakang, bukan seperti ponsel lain yang memposisikan pemindai sidik jari di tombol daya yang lebih nyaman.

Keberadaan pemindai sidik jari pada Nokia C31 tetap patut diapresiasi. Pasalnya, ada juga ponsel dengan harga di bawah Rp2 juta yang tidak dilengkapi dengan sensor tersebut.

Baterai Tahan Lama

Nokia C31 memiliki baterai dengan kapasitas yang cukup besar, yaitu 5050 mAh, sesuai dengan standar saat ini yang berada di kisaran 4000 mAh ke atas. Dalam penggunaan normal, ponsel dengan baterai 5000 mAh secara teoritis dapat bertahan sepanjang hari.

Namun, HMD Global mengklaim bahwa ponsel ini dapat bertahan hingga 3 hari! Klaim ini didasarkan pada pengujian di kondisi sebenarnya. Dalam pengujian yang dilakukan oleh HMD Global, ponsel digunakan selama 5 jam setiap hari dalam lingkungan indoor. Ponsel tidak digunakan pada malam hari.

Pada pengujian tersebut, ponsel digunakan untuk berbagai aktivitas seperti bermain game, streaming video, melakukan panggilan telepon, mengirim SMS, menjelajah internet, dan menggunakan media sosial.

Jaminan Update Android

Salah satu alasan memilih ponsel Nokia adalah keberlanjutan perangkat lunaknya. Sejak merek Nokia dihidupkan kembali pada tahun 2016, HMD Global berkomitmen untuk memberikan dukungan jangka panjang untuk produk-produk mereka, baik ponsel mahal maupun ponsel terjangkau.

Nokia C31 juga mendapatkan manfaat dari kebijakan ini. Sejak keluar dari kotak, ponsel ini sudah dilengkapi dengan sistem operasi Android 12. Sistem operasi ini merupakan Android murni tanpa kustomisasi yang dapat membebani kinerja ponsel.

HMD Global tidak menjelaskan apakah Nokia C31 akan mendapatkan pembaruan versi Android atau tidak. Namun, mereka menjamin bahwa ponsel ini akan menerima pembaruan keamanan sistem setiap tiga bulan selama dua tahun setelah peluncuran ponsel.

Kekurangan Nokia C31

Berikut ini adalah beberapa catatan yang perlu diperhatikan dari Nokia C31. Beberapa catatan ini dapat dianggap sebagai kekurangan dari ponsel ini.

Kinerja Gaming yang Terbatas

Chipset atau SoC yang digunakan dalam motherboard Nokia C31 adalah UNISOC SC9863A. SoC ini memiliki delapan inti, namun tidak hanya ketinggalan zaman karena masih menggunakan fabrikasi 28 nm, tetapi juga tidak dilengkapi dengan Cortex A75 dan GPU yang kuat.

Oleh karena itu, performa gaming pada ponsel ini terbatas. Semua inti CPU pada SoC ini adalah Cortex A55. Empat inti bekerja pada 1,6 GHz, dan empat inti lainnya pada 1,2 GHz. GPU yang digunakan pada SoC ini adalah IMG8322 dari PowerVR yang sudah tidak lagi populer sejak ditinggalkan oleh Apple.

Menurut situs Nano Review, chipset ini memiliki skor Antutu 8 sekitar 106 ribu. Skor tersebut menunjukkan bahwa Nokia C31 bukanlah ponsel yang cocok untuk gaming. Jika hanya digunakan untuk menjalankan game seperti Subway Surfer dan Clash of Clans, mungkin masih cukup baik.

Port microUSB yang Ketinggalan Zaman

Port pengisian daya Nokia C31 masih menggunakan microUSB yang sudah ketinggalan zaman, bukan USB-C yang lebih modern. Padahal, USB-C telah menjadi standar universal yang digunakan oleh banyak perangkat dari berbagai merek.

Port microUSB lebih merepotkan dibandingkan USB-C. Karena tidak dapat dicolokkan secara terbalik, pengguna harus memperhatikan posisi atas dan bawahnya agar tidak terbalik saat dicolokkan.

Hal lain yang terkait dengan port adalah teknologi pengisian daya. Nokia C31 hanya mendukung pengisian daya maksimum 5V 2A atau 10 Watt. Pengisian daya dengan charger 10W mungkin memakan waktu lama dan bisa membuat pengguna merasa tidak sabar karena baterai tidak terisi penuh dengan cepat.

Dengan kapasitas baterai yang mencapai 5050 mAh, sebaiknya Nokia C31 diisi saat malam hari menjelang tidur. Pengguna tidak perlu menunggu, dan setelah bangun tidur baterai akan terisi penuh.

Tidak Dilengkapi dengan Sensor Kompas dan NFC

Nokia C31 hanya dilengkapi dengan tiga sensor selain pemindai sidik jari, yaitu akselerometer, sensor proximity, dan sensor cahaya sekitar. Tidak ada sensor geomagnetik alias kompas.

Ketidakhadiran sensor kompas membuat ponsel ini kurang ideal. Pengguna tidak dapat mengetahui arah mata angin ketika ponsel tidak terhubung ke internet.

Selain itu, jika ponsel ini dilengkapi dengan NFC, Nokia C31 bisa menjadi pilihan terjangkau bagi mereka yang menyukai pembayaran non-tunai. Sayangnya, fitur ini tidak ada, padahal bisa menjadi fitur yang membedakan Nokia C31 dengan ponsel murah lainnya.

Kesimpulan

Nokia C31 merupakan ponsel yang baik dengan fitur-fitur yang dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna. Beberapa fitur yang mencolok adalah sertifikasi IP52, layar IPS LCD yang lebar, kapasitas memori besar dengan slot eksternal, serta fitur keamanan biometrik yang lengkap.

Keberadaan baterai besar dan kemampuan mendengarkan radio tanpa kabel juga merupakan fitur tambahan yang menguntungkan. Berdasarkan fitur-fitur tersebut, Nokia C31 cocok bagi pengguna pemula. Orang tua yang ingin menghindari anak mereka bermain game secara intensif dapat memilih ponsel ini.

Namun, perlu diperhatikan bahwa port pengisian daya yang masih menggunakan microUSB, pengisian daya yang membutuhkan waktu lama, dan ketiadaan sensor kompas merupakan catatan yang perlu dipertimbangkan oleh calon pembeli. Bagaimana pendapat Anda tentang Nokia C31? Apakah Anda tertarik dengan ponsel ini?

Nokia C31
Rilis : November 2022
4/64 GB - Rp 1.700.000
[Update]
Beli di Shopee

Abu Noura. Menulis blog sejak 2010. Tech Enthusiast. Senang merekomendasikan produk gadget terbaik. LinkedIn